Mount Directory (bind-ing) pada linux ( opensuse )

Mount directory atau yang lebih dekenal sebagai binding directory ini sebenarnya sederhana, yakni kita seakan membuat sebuah directory yang saat dituju maka directory yang asli akan terbuka, hmm… bingung ngak :D contoh seperti “SHORTCUT FOLDER” pada Sistem operasis Windows, nah, bayangannya seperti ini

saya mempunyai sebuat Folder dengan nama “A”, nah, folder Absen itu berisi sebuah file dengan “b.txt”.

nah, saya mempunyai lagi sebuat Folder C,D,E dimana folder ini harus memiliki isi dari Folder “A” secara Update, nah, jadi ketika kita memasuki folder C, atau D, atay E, maka kita akan melihat folder “A”, dimana kalau di klik “A”, maka kita akan membuka isi dari folder “A”, dengan data yang sama.

nah, hal ini memudahkan kita untuk update informasi tiap folder terhadap folder tertentu, tentunya kita disini akan bermain di permitionnya, sehinggan tiap user folder memiliki hak dan access yang berbeda kepada Folder “A”.

caranya : cukup pada terminal

mount -o bind /folderasal/     /foldertujuan/

 

contoh :

mkdir /home/Private/

mkdir /home/Private/ContohisiPrivate/

mkdir /home/fendiaz/Private/

mkdir /home/cholida/Private/

mount -o bind /home/Private/    /home/fendiaz/Private/

mount -o bind /home/Private/   /home/cholida/Private/

dengan perintah diatas, maka algoritma untuk menjalankan sketsa diatas dapat terselesaikan.

sekarang coba anda memasuki Folder /home/fendiaz/Private/   maka isinya akan sama dengan /home/cholida/Private/

mengapa bisa demikian, karena fendiaz dan cholida sehati, eh… bukan, karena folder tersebut sudah di mount bindingkan dengan folder /home/Private/ sehingga akan selalu sama dengan folder asalnya.

harap tulisan singkat ini membantu pengguna linux sekalian.

salam diaz

beberapa perintah dasar Konfigurasi Jaringan ubuntu Menggunakan Command Line

Dasar-dasar untuk jaringan apapun berdasarkan * nix host adalah Control Transport Protocol / Internet Protocol (TCP / IP) kombinasi dari tiga protokol. Kombinasi ini terdiri dari Internet Protocol (IP), Transport Control Protocol (TCP), dan Universal Datagram Protocol (UDP).

Dengan default sebagian besar pengguna mengkonfigurasi kartu jaringan mereka selama instalasi Ubuntu. Namun Anda dapat, gunakan perintah ifconfig di shell prompt atau alat grafis Ubuntu konfigurasi jaringan, seperti jaringan-admin, untuk mengedit informasi perangkat jaringan sistem Anda atau untuk menambah atau menghapus perangkat jaringan pada sistem Anda

Mengkonfigurasi Network Interface Menggunakan Command-Line

Anda dapat mengkonfigurasi antarmuka jaringan dari baris perintah dengan menggunakan utilitas jaringan. Anda mengkonfigurasi jaringan anda host klien dengan baris perintah dengan menggunakan perintah untuk mengubah pengaturan Anda saat ini atau dengan mengedit beberapa file sistem.

Konfigurasi DHCP address untuk kartu jaringan anda

Jika Anda ingin mengkonfigurasi alamat DHCP anda perlu mengedit / etc / network / interfaces dan Anda harus memasukkan baris berikut mengganti kartu eth0 dengan antarmuka jaringan Anda

sudo vi / etc / network / interfaces

Catatan: – Gunakan editor vi jika Anda tidak memiliki GUI diinstal

Jika Anda memiliki GUI menggunakan perintah berikut Read more of this post

script bash membuat backup otomatis

Kemarin cari cari buat backup otomatis :D akirnya nemu cara membuat backup otomatis lengkap dengan nama file yang sesuai dengan tanggal, ini dibuat menggunakan script bash pada linux, nah, tinggal digabungkan dengan CRONTAB, sehingga script backup ini dapat berjalan sesuai tanggal yang diinginkan secara otomatis ( misalkan, setiap tanggal 1 ).

#!/bin/bash
# /usr/bin/backup
# Backup script for Directory X and PHP Include Files
# The following MySQL databses are also backed up:
# DB_NAME
#
# DATE: 05/05/2003

#################################
# Assign DTG and Date variables #
# to $a & $b respectively       #
#################################
a=$(date +%T-%d_%m_%Y)
b=$(date +%d_%m_%Y)

########################################
# Backup Site Directory – files and db #
########################################
mkdir /directory/to/backup/to/$b/

# To copy only – nil archiving nil compression uncomment the next line
cp -i -p -R /directory/to/be/backed/up /directory/to/backup/to/$b/name_of_bup.$a

# Archiving using tar, compression using bz2 all permissions kept in tact
tar pcjf “/directory/to/backup/to/$b/name_of_bup_file.tar.bz2″ “/directory/to/be/backed/up”
mysqldump –password=password DB_NAME > /directory/to/backup/to/$b/name_of_bup_file.sql

echo “Back up of the X directory is complete”

tinggal execute file.. dan backuppun siap

Eksekusi bash file berdasarkan waktu – crontab

wah.. dasar virus. ini musuh para developer nih… gimana klo kita yang pengguna linux sie ga’ merasa terganggu, tapi para client yang yg penggunan jendela, suka diributkan masalah virus, saya juga kena dah. hm.. ngatasinnya gimana ya cara supaya exe kita yang kita share g’ ditempelin virus..

hehe.. hapus aja :D

ia.. ini ada script di ubuntu, yg bisa hapus, timpa,paste, copy otomatis setiap jam yang kita tentukan. jadi.. program kita yang bersih(ada pada file linux) dipastekan ke program yg sekiranya rentan terhadap virus(kronologina file kita share)

Contoh 1:
Saya login menggunakan user root lalu akan melakukan reboot system saya setiap jam 4 pagi

Caranya :
Masuk ke root

# sudo su [enter]

# password : **** [enter]

# crontab -e

Maka akan membuka text editor vi lalu isikan :

0 4 * * * /sbin/reboot

simpan dan keluar dengan menekan :wq,

angka 4 : menunjukkan bahwa setiap jam 4 pagi akan muncul perintah yang akan dieksekusi.

/sbin/reboot : mengeksekusi perintah reboot yang ada pada direktori /sbin/reboot

Maka secara otomatis penjadwalan tersebut akan berjalan dan akan mengeksikusi perintah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Contoh 2 :

30 05 * * * root rm /var/log/httpd/*

penjelasan:
jadi, setiap hari, pukul 05:30 pagi, perintah “rm /var/log/httpd/*” akan dieksekusi, yang berarti akan menghapus semua file dalam folder /var/log/httpd/.

Contoh 3 :

01 05 01 * * root /bin/sh /etc/script.sh

penjelasan:

Pada pukul 05:01 setiap tanggal 1, setiap bulannya, akan dieksekusi kumpulan perintah pada file “/etc/script.sh” (yang berupa file shell/bash script).

NB : HILANGKAN KATA ROOT JIKA SCRIPT TIDAK MAU RUNING DI JENIS LINUX TERTENTU

terima kasih

http://freecentro.wordpress.com/category/ubuntu-basic/

 

Adapun Penjelasan lain yang saya ambil dari gosigitgo.wordpress.com

 

2. Melihat aktifitas crontab
Untuk melihat schedule yang sedang berjalan di sistem Anda :

sudo crontab -l

3. Mengedit cron jobs

sudo crontab -e

editor default dari cron adalah vi atau pico
4. Format penulisan cron
Format penulisan crontab ditulis dengan format seperti ini :

* * * * * /home/sigit/script.sh

Penjelasan :
5 bintang (*) diatas merepresentasikan bagian2 format tanggal yang berbeda, urutannya sebagai berikut :
1. (* pertama) : menit (isian : 0 – 59)
2. (* kedua) : jam (isian : 0 – 23)
3. (* ketiga) : hari dari bulan / tanggal (isian : 1 – 31)
4. (* keempat) : bulan (isian : 1 – 12)
5. (* kelima) : hari dari minggu (isian : 0 – 6) –> 0 = minggu
Contoh :
Eksekusi setiap menit :

* * * * * php /opt/lampp/htdocs/jobs/test.php

jadwal tersebut akan mengeksekusi perintah php pada setiap menit dari setiap jam, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan ::bingung::, pokoknya setiap menit dah.
Eksekusi setiap Sabtu jam 12 siang :

0 12 * * 6 /home/sigit/script.sh

(* pertama) artinya pada menit ke 0, (* kedua) artinya pada jam ke 12, (* ketiga) artinya pada tanggal berapapun, (* keempat) artinya pada setiap bulan, (* kelima) artinya pada setiap hari sabtu (6 = sabtu). (semoga ngga bingung)
Eksekusi pada jam 9 malam setiap hari kerja (Senin – Jumat) :

0 21 * * 1-5 /home/sigit/script.sh

Arinya sama mirip-mirip ama diatas, cuma (* kelima) diisi rentang, yaitu 1-5 (artinya senin-jumat)
> Eksekusi setiap menit ke 30 (setiap jam) pada setiap tanggal 1 (setiap bulan)

30 * 1 * * /home/sigit/script.sh

5. Tips and Trick
> Misalnya kita mau jalanin suatu perintah setiap 10 menit (tiap hari), penulisannya bisa seperti ini :

0,10,20,30,40,50 * * * * /home/sigit/script.sh

Tapi ada trik penulisan yang lebih gampang, caranya seperti ini :

*/10 * * * * /home/sigit/script.sh

arti dari (*/10) adalah (ngerti lah). :D
> kode-kode special
crontab menyediakan kode-kode special untuk digunakan, berikut kodenya :

@reboot     Run once, at startup
@yearly     Run once  a year     "0 0 1 1 *"
@annually   (same as  @yearly)
@monthly    Run once  a month    "0 0 1 * *"
@weekly     Run once  a week     "0 0 * * 0"
@daily      Run once  a day      "0 0 * * *"
@midnight   (same as  @daily)
@hourly     Run once  an hour    "0 * * * *

Cara pemakaian :

@daily /home/sigit/script.sh

6. Menyimpan log crontab
Supaya kita bisa memonitor pekerjaan crontab kita, hasil log bisa disimpan dalam file, caranya seperti berikut :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 >> /home/sigit/log/crontab_schedule.log

atau bisa dikirim ke email (harus install mailx dulu), caranya :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 | mail -s "Cronjob Log sgt.wibowo@gmail.com

Itu dulu yang bisa saya tulis, kalo ada pertanyaa, sanggahan, atau penambahan silahkan hubungi saya

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 116 other followers