Buku Gratis …. Awal Kemajuan Bangsa…


BAgi para pembaca Bloger. setia .

kini telah ada BSE (buku sekolah elektronik ) dimana buku ini dikembangkan oleh pustekom(pusat teknologi komunikasi), dimana buku in dapa di download dan disebarluaskan secara gratis, boleh di gunakan dan diperbanyak sesuka hati. saya sendiripun sebagai pengunak buku BSE ini. ternyata tidak kecewaa lohh… meskipun gratisan… buku ini isinya gak kalah sama buku buku yang di jual di toko toko besar (tidak menyebutkan merek)…. meskipun gratis kota dapat belajar dengan sunguh sungguh di rumah. tanpa harus membeli buku pelajaran sekolah lagi🙂 , tapi bagi yang gak punya komputer cukup dowload aja buku ini di warnet .. terus cetakin dehh di rumah teman apa di warnet… habis gitu di fotocopi biar bisa gantiin biaya warnet :)) hehehehe…. and kita juga bantuiin temen yang gak mampu beli buku yang mahal mahal itu dengan memberi kan( yahhh klo mau suruh aja beli fotocopian kita … rumayan buat balik modal asal jangan berlebihan )) …. buku fotocopian kita ke mereka… MOMPONG GRATIS…..

NAH maka Dari itu buku ini Bisa di download di…..

——-

Latar Belakang

Buku merupakan salah satu sarana penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu permasalahan perbukuan dalam era otonomi daerah dewasa ini adalah ketersediaan buku yang memenuhi standar nasional pendidikan dengan harga murah yang dapat dijangkau oleh masyarakat luas. Untuk mengatasi hal tersebut, Departemen Pendidikan Nasional telah membeli hak cipta buku teks pelajaran dari penulis/penerbit. Selanjutnya buku-buku tersebut disajikan dalam bentuk buku elektronik(e-book) dengan nama Buku Sekolah Elektronik (BSE).

Visi dan Misi

Menyediakan buku sekolah yang memenuhi standar, bermutu, murah dan mudah diperoleh.

Tujuan

  1. Menyediakan sumber belajar alternatif bagi siswa.
  2. Merangsang siswa untuk berpikir kreatif dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi.
  3. Memberi peluang kebebasan untuk menggandakan, mencetak, memfotocopy, mengalihmediakan, dan/atau memperdagangkan BSE tanpa prosedur perijinan, dan bebas biaya royalti sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan Menteri.
  4. Memberi peluang bisnis bagi siapa saja untuk menggandakan dan memperdagangkan dengan proyeksi keuntungan 15% sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan Menteri.

Sasaran

BSE ditujukan untuk siswa, guru, dan seluruh masyarakat Indonesia.

Penggandaan BSE untuk Diperdagangkan.

BSE,baik dalam bentuk buku maupun rekaman cakram (CD/DVD) dapat digandakan dan diperdagangkan dengan ketentuan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional dan memenuhi syarat serta ketentuan yang berlaku.

————————————

JAKARTA-Program Buku Sekolah Elektronik (BSE) akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2 Agustus mendatang. Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), saat ini tengah mengebut pembenahan situs http://www.depdiknas.go.id yang bisa di-download secara gratis itu. Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Depdiknas, Suyanto mengatakan, saat ini proses pembangunan situs tersebut belum tuntas benar. Karena itu, proses download kadang terganggu. ��Peluncurannya kan baru akan dilaksanakan pada 2 Agustus mendatang bersamaan dengan Olimpiade Olahraga SMA Nasional (OOSN, Red),�� kata Suyanto saat dihubungi wartawan grup koran ini Minggu kemarin. ��Tapi setelah semua siap, saya yakin server kami akan bekerja normal dan tidak akan ngadat,�� janjinya. Banyak yang menyorot rencana peluncuran BSE yang terlambat karena tahun ajaran baru sudah lebih dulu dimulai. Namun, Suyanto menanggapinya dengan dingin. Menurutnya, semua itu dilakukan karena sejatinya persiapan merancang BSE memang tak mudah. Terutama problem yang terkait dengan pembelian hak cipta buku pelajaran sekolah sebelum ditempatkan di situs Depdiknas tersebut. Sampai kemarin, di situs resmi Depdiknas tersebut memang baru terdapat 20 buku Sekolah Dasar (SD), 14 buku SMP, enam buku SMA dan delapan buku SMK. ��Sampai saat ini kami masih berusaha menuntaskan proses pembelian hak cipta. Targetnya, sekitar 250 buku disajikan di situs tersebut. Targetnya, seminggu sebelum peresmian, semua akan dituntaskan,�� jabarnya. Suyanto menjelaskan, karena download buku itu bisa dilakukan secara gratis, maka kini pihaknya sedang menanti peraturan Mendiknas yang dirancang untuk mengatur harga jual buku tersebut jika digandakan, baik oleh percetakan maupun oleh pemerintah daerah. ��Yang pasti, kalau dijual tidak boleh melebihi ambang batas nilai maksimal yang dipatok dalam Permendiknas,�� jelasnya. ��Kalau Pemda mau, mereka bisa menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk menggandakan buku gratis tersebut,�� jabarnya. Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Setya Darma Madjid mengatakan, penerapan kebijakan yang tertuang dalam Permendiknas No: 2 tahun 2008 itu berdampak fatal. Itu dirasakan ketika sekolah-sekolah mulai mengeluhkan krisis buku pelajaran. ��Saya masih belum tahu kenapa pemerintah menerapkan aturan ini. Padahal, faktanya sekarang dampak negatifnya justru dirasakan sekolah-sekolah,�� ungkapnya. Setya berharap, pemerintah dapat meninjau ulang keputusan menerapkan BSE tersebut, karena pada dasarnya akan mematikan bisnis para pengusaha percetakan yang tergabung dalam IKAPI. ��Paling tidak, kami berhadap ada kebijaksanaan win-win solution tentang hal ini,�� pungkasnya. Sumber:

Download Buku Gratis Di

http://202.89.210.194/
http://www.bse.depdiknas.go.id

http://www.its.ac.id/

http://www.rakyataceh.com

Buku Gratis …. Awal Kemajuan Bangsa…

2 thoughts on “Buku Gratis …. Awal Kemajuan Bangsa…

  1. I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future. Thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s