Kiat & Trik Pencarian pada Google


Riwayat web

Riwayat Web menawarkan rekaman situs web yang pernah Anda kunjungi, garis waktu kegiatan Anda, dan kemampuan untuk menelusuri riwayat online Anda. Cobalah di http://www.google.com/history.

Mulai dengan mudah

Apa pun yang Anda cari, semboyan kami adalah “ambil mudahnya”. Mulailah dengan memasukkan nama atau kata sederhana. Jika Anda mencari tempat atau produk di lokasi tertentu, masukkan nama beserta kota atau kode posnya.

Cobalah

Search

Tangkapan layar hasil untuk ejaan yang benar dari 'gooogle'

Abaikan ejaan

Pemeriksa ejaan Google akan memilih ejaan paling umum untuk kata tertentu secara otomatis, entah Anda mengejanya dengan benar atau tidak.

CobalahTelusuri “gooogle”

Continue reading “Kiat & Trik Pencarian pada Google”

Advertisements
Kiat & Trik Pencarian pada Google

Full Screen – Google Maps Api V3


You may have noticed that most of the maps on this site have a ‘Full screen’ option. Here is the code that supports this functionality, that you can add to your own Google Maps application (if you’re using the version 3 API).

First, you need to download this Javascript file

Next, add a reference to the file in your HTML like so

	<script src="js/FullScreenControl.js" type="text/javascript"></script>

Finally, add the control to your map, with the following line of Javascript

	map.controls[google.maps.ControlPosition.TOP_RIGHT].push(
	  new FullScreenControl(map));
Full Screen – Google Maps Api V3

Google Plus , Facebook ala Google


Google Plustepat pada akhir Juni 2011 kemarin  isu google plus akan di luncurkan akan tetapi google plus ini masih tahap percobaan. Apa itu Google PlusGoogle + adalah suatu jejaring sosial yang dikeluarkan google. jejaring ini hampir sama dengan facebook dan kabar terbaru google plus ini memiliki fitur yang lebih komplit. pertanyaan sekarang apakah google plus bisa mengalahkan facebook??
Baru di-soft launching dua hari yang lalu, Google + atau disebut Google + sudah dibanjiri banyak peminat. Tidak tanggung-tanggung, CEO Facebook, Mark Zuckerberg bergabung dengan Google Plus. Hal ini dilaporkan oleh Venturebeat.com yang melihat profil Mark di Google Plus.
Meski demikian, kemungkinan bahwa nama yang terdaftar adalah seseorang yang mengaku-ngaku jadi Mark Zuckerberg juga bisa terjadi. Namun, melihat banyaknya anggota yang ada di Circles Mark Zuckerberg merupakan para pejabat Facebook, kemungkinan tersebut menjadi kecil. Artinya profil yang ada di Google Plus itu kemungkinan besar adalah Mark Zuckerberg.
Bergabungnya Mark Zuckerberg ke Google Plus mungkin untuk melihat dari dalam fitur-fitur apa yang ditawarkan oleh Google Plus dan tentu saja mungkin mencobanya dan membandingkannya dengan yang ada di Facebook. Banyak pendapat awal dari mereka yang telah berkesempatan bergabung dengan proyek Google Plus ini mengatakan Google Plus layaknya Facebook (copy cat) dengan beberapa perubahan dalam penggunaan istilah seperti Circles untuk Friend.

Google baru saja meluncurkan Google+ (Google Plus), Rabu (29/6/2011) yang merupakan layanan jejaring sosial baru. Layanan tersebut ditengarai bakal menjadi pesaing kuat bagi Facebook.

Jejaring sosial milik Google ini membuka ruang bagi para penggunanya untuk membagi foto, pesan, dan komentar seperti layaknya di Facebook. Google juga menambahkan layanan peta dan images dalam Google+ ini.

Google pun mengklaim, jejaring sosialnya ini akan memudahkan orang untuk mengatur kontak tanpa membuat grup. Namun, beberapa analis teknologi informasi berpendapat, Google+ hanya mereproduksi fitur dari Facebook, dengan hanya menambahkan fungsi video chat.

Sebelumnya, Google juga telah melempar produk baru seperti Google Wave dan Google Buzz yang ternyata tak laku di pasaran. Namun, dengan produk anyarnya ini, Google tak mau gagal lagi. Manajemen menawarkan sedikitnya empat fitur yang menjadi andalan mereka :

1. Circles. Fungsi ini bisa digunakan untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam grup dan pengguna bisa berbagi konten dengan format berbeda di dalam lingkaran pertemanan ini.

2. Hangouts. Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.

3. Huddle. Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.

4. Sparks. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.

Saat ini versi Google+ baru bisa dinikmati oleh segelintir pengguna dan hanya bisa dinikmati lewat undangan dari pengguna yang sudah terdaftar. Tapi, Google berjanji secepatnya jejaring sosial ini bisa segera dinikmati oleh jutaan pengakses Google setiap harinya.

“Jejaring sosial seperti ini memerlukan pemikiran yang serius. Jadi kami masih butuh waktu untuk mempersiapkannya,” ujar Vic Gundorta Senior Vice President of Engineering Google dalam rilisnya.

Google Plus , Facebook ala Google