Fix “Windows is Unable to Connect to the Selected Network”


I use Windows 7 on my desktop machine and I ran into an annoying problem the other day. I tried to connect to my wireless network at home like I normally do, but could not connect. I kept getting the following error message:

Windows is Unable to Connect to the Selected Network

Windows cannot connectStrange problem! I’ve also had this error once before when I first installed Windows 7 on a new computer and it refused to connect to any wireless networks. I tried to recall everything I had done to fix it the previous time and eventually got things working again. I’ll list out all the methods you can try to fix the wireless connectivity problem.

Release/Renew IP Address

You can first try to release and renew the IP address in case it’s simply a problem with the IP address. You can do this in one of two ways. You can try to simply restart the computer or you can run a few commands from the command prompt. Or you can try both.

Continue reading “Fix “Windows is Unable to Connect to the Selected Network””

Fix “Windows is Unable to Connect to the Selected Network”

Simple RTG ( Router Traffic Grapher ) – Routerboard


Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah tahap / Step by Step membuat bandwith Manajemen Mikrotik dan membuat MRTG untuk monitoring bandwith akses internet per-Client. Teknis setting bandwith manajemen ini berlaku untuk semua jenis Mikrotik, baik Mikrotik Router Board, Mikrotik dengan Modem ADSL Mode PPPoE maupun Mikrotik dengan Modem ADSL Mode Bridge.

Langkah – langkah yang harus kita lakukan adalah :

Pertamax : Masuk menu Queues, seperti gambar dibawah ini :


Kedua : Pada menu tab Simple Queues, kita buat 1 buah New Simple Queue untuk WAN. Pada menu tabGeneral, berikan nama WAN dengan target address 0.0.0.0/0. ( artinya memantau trafik ke IP Address mana saja dari interface WAN ).  Continue reading “Simple RTG ( Router Traffic Grapher ) – Routerboard”

Simple RTG ( Router Traffic Grapher ) – Routerboard

Solusi semua smtp outgoing email – dengan google


Hi semua.. setelah sekian lama mencari solusi untuk kirim email dengan smtp yang berbeda beda akirnya ketemu juga solusinya.
Semua masalah ini bermula saat mau seting email pada outlook dan hp smartphone, menggunakan setingan kantor. Hm bagaimana tidak bingung, kebannyakan ISP di indonesia menutup port 25 dengan alasan mencegah spam. Hmm. Tentu hal ini merugikan. Padahal banyak provider email yang menggunakan port 25 untuk settingan smtpnya.
Nah. Namun jangan kuatir. Kita bisa menggunakan port 587 yang digunakan oleh google untuk direct forwading email smtp kita.

Kita cukup menggunakan smtp outgoing : smtp.gmail.com
Dengan security : TLS
Dan requery login outgoinge menggunakan account google kita. Tentu para pembaca tidak keberatan kan untuk membuat akun google terlebih dahulu..

Oh ia : ini saya coba menggunakan Office 2007, dan sukses dengan koneksi SMARTFREEN , dan saya juga mencoba pada smartphone saya merek HTC( hanya tuk cholida ) dengan Koneksi Paket data TELKOMSEL flash, dan sukses bin ajaib.

Namun saya kurang sukses menggunakan Office 2003 karena tidak menemukan settingnan security Type TLS.

Smoga tulisan ini dapat membantu : Salam diaz

Solusi semua smtp outgoing email – dengan google

Samba Share Home directory ~ Sesuai user yang Login


Diawali kesulitan saat bermain samba pada ubuntu, karena ada permintaan untuk seorang user dapat mengkases home directorinya masing masing, sehingga tiap user mempunyai Folder yang private untuk usernya sendiri, hm, bayangkan saya yang biasanya menggunakan Valid User untuk dapat mengakses folder tertentu sesuai user yg terdafta, beranggapan bahwa saya harus membuat folder sharing satu persatu, hm.. namun ada alternative lain menggunakan Share home directory yang di ajarkan teman saya “Aditya Hilman” untuk dapat mem Path-kan ke folder tententu sesuai dengan user yang login pada server.

Langsung saja bermain pada Smb.conf

[Private]
comment = CA – Team Folder Sharing
path = /home/%u
public = no
valid users = @ca-spire @admin @research @accounting
writable = yes
printable = no
write list = @samba
create mask = 0777
force create mode = 0777

hehe . langsung saja perhatikan

path = /home/%u

dimana %u adalah user, sehingga jika ada contoh user login mengunakan user “diaz” maka akan mengarah pada folder /home/diaz/

sekian penjelasan saya, dapat dimengerti dengan mudah.

Samba Share Home directory ~ Sesuai user yang Login

script bash membuat backup otomatis


Kemarin cari cari buat backup otomatis 😀 akirnya nemu cara membuat backup otomatis lengkap dengan nama file yang sesuai dengan tanggal, ini dibuat menggunakan script bash pada linux, nah, tinggal digabungkan dengan CRONTAB, sehingga script backup ini dapat berjalan sesuai tanggal yang diinginkan secara otomatis ( misalkan, setiap tanggal 1 ).

#!/bin/bash
# /usr/bin/backup
# Backup script for Directory X and PHP Include Files
# The following MySQL databses are also backed up:
# DB_NAME
#
# DATE: 05/05/2003

#################################
# Assign DTG and Date variables #
# to $a & $b respectively       #
#################################
a=$(date +%T-%d_%m_%Y)
b=$(date +%d_%m_%Y)

########################################
# Backup Site Directory – files and db #
########################################
mkdir /directory/to/backup/to/$b/

# To copy only – nil archiving nil compression uncomment the next line
cp -i -p -R /directory/to/be/backed/up /directory/to/backup/to/$b/name_of_bup.$a

# Archiving using tar, compression using bz2 all permissions kept in tact
tar pcjf “/directory/to/backup/to/$b/name_of_bup_file.tar.bz2” “/directory/to/be/backed/up”
mysqldump –password=password DB_NAME > /directory/to/backup/to/$b/name_of_bup_file.sql

echo “Back up of the X directory is complete”

tinggal execute file.. dan backuppun siap

script bash membuat backup otomatis

Eksekusi bash file berdasarkan waktu – crontab


wah.. dasar virus. ini musuh para developer nih… gimana klo kita yang pengguna linux sie ga’ merasa terganggu, tapi para client yang yg penggunan jendela, suka diributkan masalah virus, saya juga kena dah. hm.. ngatasinnya gimana ya cara supaya exe kita yang kita share g’ ditempelin virus..

hehe.. hapus aja 😀

ia.. ini ada script di ubuntu, yg bisa hapus, timpa,paste, copy otomatis setiap jam yang kita tentukan. jadi.. program kita yang bersih(ada pada file linux) dipastekan ke program yg sekiranya rentan terhadap virus(kronologina file kita share)

Contoh 1:
Saya login menggunakan user root lalu akan melakukan reboot system saya setiap jam 4 pagi

Caranya :
Masuk ke root

# sudo su [enter]

# password : **** [enter]

# crontab -e

Maka akan membuka text editor vi lalu isikan :

0 4 * * * /sbin/reboot

simpan dan keluar dengan menekan :wq,

angka 4 : menunjukkan bahwa setiap jam 4 pagi akan muncul perintah yang akan dieksekusi.

/sbin/reboot : mengeksekusi perintah reboot yang ada pada direktori /sbin/reboot

Maka secara otomatis penjadwalan tersebut akan berjalan dan akan mengeksikusi perintah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Contoh 2 :

30 05 * * * root rm /var/log/httpd/*

penjelasan:
jadi, setiap hari, pukul 05:30 pagi, perintah “rm /var/log/httpd/*” akan dieksekusi, yang berarti akan menghapus semua file dalam folder /var/log/httpd/.

Contoh 3 :

01 05 01 * * root /bin/sh /etc/script.sh

penjelasan:

Pada pukul 05:01 setiap tanggal 1, setiap bulannya, akan dieksekusi kumpulan perintah pada file “/etc/script.sh” (yang berupa file shell/bash script).

NB : HILANGKAN KATA ROOT JIKA SCRIPT TIDAK MAU RUNING DI JENIS LINUX TERTENTU

terima kasih

http://freecentro.wordpress.com/category/ubuntu-basic/

 

Adapun Penjelasan lain yang saya ambil dari gosigitgo.wordpress.com

 

2. Melihat aktifitas crontab
Untuk melihat schedule yang sedang berjalan di sistem Anda :

sudo crontab -l

3. Mengedit cron jobs

sudo crontab -e

editor default dari cron adalah vi atau pico
4. Format penulisan cron
Format penulisan crontab ditulis dengan format seperti ini :

* * * * * /home/sigit/script.sh

Penjelasan :
5 bintang (*) diatas merepresentasikan bagian2 format tanggal yang berbeda, urutannya sebagai berikut :
1. (* pertama) : menit (isian : 0 – 59)
2. (* kedua) : jam (isian : 0 – 23)
3. (* ketiga) : hari dari bulan / tanggal (isian : 1 – 31)
4. (* keempat) : bulan (isian : 1 – 12)
5. (* kelima) : hari dari minggu (isian : 0 – 6) –> 0 = minggu
Contoh :
Eksekusi setiap menit :

* * * * * php /opt/lampp/htdocs/jobs/test.php

jadwal tersebut akan mengeksekusi perintah php pada setiap menit dari setiap jam, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan ::bingung::, pokoknya setiap menit dah.
Eksekusi setiap Sabtu jam 12 siang :

0 12 * * 6 /home/sigit/script.sh

(* pertama) artinya pada menit ke 0, (* kedua) artinya pada jam ke 12, (* ketiga) artinya pada tanggal berapapun, (* keempat) artinya pada setiap bulan, (* kelima) artinya pada setiap hari sabtu (6 = sabtu). (semoga ngga bingung)
Eksekusi pada jam 9 malam setiap hari kerja (Senin – Jumat) :

0 21 * * 1-5 /home/sigit/script.sh

Arinya sama mirip-mirip ama diatas, cuma (* kelima) diisi rentang, yaitu 1-5 (artinya senin-jumat)
> Eksekusi setiap menit ke 30 (setiap jam) pada setiap tanggal 1 (setiap bulan)

30 * 1 * * /home/sigit/script.sh

5. Tips and Trick
> Misalnya kita mau jalanin suatu perintah setiap 10 menit (tiap hari), penulisannya bisa seperti ini :

0,10,20,30,40,50 * * * * /home/sigit/script.sh

Tapi ada trik penulisan yang lebih gampang, caranya seperti ini :

*/10 * * * * /home/sigit/script.sh

arti dari (*/10) adalah (ngerti lah). :D
> kode-kode special
crontab menyediakan kode-kode special untuk digunakan, berikut kodenya :

@reboot     Run once, at startup
@yearly     Run once  a year     "0 0 1 1 *"
@annually   (same as  @yearly)
@monthly    Run once  a month    "0 0 1 * *"
@weekly     Run once  a week     "0 0 * * 0"
@daily      Run once  a day      "0 0 * * *"
@midnight   (same as  @daily)
@hourly     Run once  an hour    "0 * * * *

Cara pemakaian :

@daily /home/sigit/script.sh

6. Menyimpan log crontab
Supaya kita bisa memonitor pekerjaan crontab kita, hasil log bisa disimpan dalam file, caranya seperti berikut :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 >> /home/sigit/log/crontab_schedule.log

atau bisa dikirim ke email (harus install mailx dulu), caranya :

@daily /home/sigit/script.sh 2>&1 | mail -s "Cronjob Log sgt.wibowo@gmail.com

Itu dulu yang bisa saya tulis, kalo ada pertanyaa, sanggahan, atau penambahan silahkan hubungi saya

 

Eksekusi bash file berdasarkan waktu – crontab

10 tanda tanda dari blue Screen


Komputer Anda mungkin pernah mengalami kejadian seperti ini: tiba-tiba ‘blue screen’ (tampilan layar biru), ada pesan error ‘…physical memory dump…’, kemudian komputer restart sendiri. Begitu terus berulang kali. Cuma, kejadian ini tidak bisa dipastikan, dan tidak bisa diprediksi. Kadang muncul, kadang tidak.

 Blue screen

Dua tiga minggu terakhir ini saya mengalami masalah serupa. Sebuah laptop HP 540, memory 2GB Corsair (1 keping). Ini bukan memory asli/bawaan dari HP/pabrik, tapi sudah diganti/diupgrade sendiri, karena memory bawaan/aslinya cuma 1GB.

 

Dari beberapa hasil pencarian di Google, pesan error blue screen ternyata bermacam-macam. Masing-masing pesan mengindikasikan penyebab kesalahan yang berbeda-beda. Sayangnya saya kurang memperhatikan persis kalimat error yang muncul di layar sewaktu terjadi ‘blue screen’, sebab yang memakai laptop tersebut bukan saya, tapi adik saya. Berikut kutipannya yang saya ambil dari forum Kaskus:

 

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Ini merupakan biangnya kerok pada BsOD. Karena umumnya pada BsOD, pesan ini yang paling sering muncul. Pesan kesalahan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.Daftar Penyebab:
– Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
– Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
– Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)

Nah, pesan ini setidaknya sudah sedikit “nyambung” memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya. Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)

Bila Anda mendapatkan pesan seperti ini, dapat disebabkan karena:
– Overclock Hardware yang berlebihan
– Komponen komputer yang kepanasan
– BIOS yang korup
– Memory dan CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR

Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

5.  PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA

Disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

6.  INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE

Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7.  VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE

Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER

Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

9.  PEN_LIST_CORRUPT

Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

10.  MACHINE_CHECK_EXCEPTION

Disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Laptop ini seminggu yang lalu sudah sempat opname di Service Center. Waktu itu kerusakannya ada dua macam, yaitu blue screen (physical memory dump) seperti ini, dan harddisk tiba-tiba tidak terbaca. Hardisk sekarang sudah diganti baru, tapi penyakit blue screen ternyata masih saja muncul.

 

Dugaan saya, apakah ini karena memory 2GB yang cuma satu keping itu? Apa mesti ditambah lagi 2GB satu keping, supaya seimbang? Atau diganti jadi 2 x 1GB? Apa penyebab blue screen sebenarnya? Apakah ada aplikasi/program yang error? Atau memang musti ganti memory? Arghh.., kalau yang terakhir ini, mudah-mudahan jangan! Bagaimana menurut Anda?

 

 

 

 

 

 

10 tanda tanda dari blue Screen