Menyambut Bulan Ramadhan


GetAttachment.aspx

 

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom

Bulan Rajab itu ibarat bulan bercocok tanam, dan bulan Sya’ban ibarat bulan memupuk tanaman dan menyirami, sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan memanen.

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom


Maka siapa saja yg tdk menanam di bln Rajab, tidak pula memupuk dan menyirami di bln Sya’ban, bagaimana mungkin ia akan memanen di bln Ramadhan?

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom
Artinya adalah keberhasilan kita di bln Ramadhan nnt ditentukan dari mulai bln Rajab ini dan bln Sya’ban nnt.

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom

Maka mulailah melatih diri untuk memperbnyk puasa sunnah, 
Tilawah Al-Qur’an yg lbh bnyk dan lbh sering lg, shalat sunnah rawatib jngn tinggal, 
shalat berjamaah di masjid bagi laki2, shalat malam lbh dirutinkan lg dan ibadah2 lainnya; 

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom

Insya Allah jika demikian di bln Ramadhan nnt kita sdh terlatih untuk bnyk melakukan ibadah yg merupakan bln panen pahala.

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom


Jika tdk dilatih dr skrg maka Ramadhan nnt semangatnya hanya di pekan pertama saja, stlh itu berguguran di tengah jalan, akhirnya di akhir Ramadhan yg ramai di mall dan di pasar2.

Cherry blossomCherry blossomBactrian camelBactrian camelBactrian camelBactrian camelCherry blossomCherry blossom

Yg dianjurkan dlm bln Rajab dan terutama bulan depan nnt bln Sya’ban adalah memperbanyak puasa sunnah misal puasa senin-kamis, puasa daud (sehari puasa sehari tidak), puasa ayyamul bidh (puasa 3 hari di tgl 13, 14, 15 di bln hijriyah).
Jadi tdk ada puasa khusus di bln Rajab atau Sya’ban di tgl2 tertentu.

Copas dr Ust.Ahmad Suhari dr Grup Pecinta Al-Qur’an
Sent from my Windows Phone Continue reading “Menyambut Bulan Ramadhan”

Menyambut Bulan Ramadhan

Membahas Tentang Pacaran


Weh Weh_ kali pada halaman ini sih Memang gak ad’ Hubungananya denan Pelajaran Sihhhhh….
Wehh Weh  hanya memberi Nasihan Saja Tapi HukumNYA _ PEnuh Baca Dengan HAti Hati JAngan Sembarang baca YAaaa/…….  INGat Buat Hari Akhir

Tapi Saya Harap  HAl Yng Saya tuliskan Ini dpat Membantu Danmeluuskan Kita Semua Yaaaaa Apalagi Buat Para pemuda yang terlalu lama membujang, kadangkala merasa kesulitan untuk mencari calon istri, keberanian untuk bertandang dan meminang seorang gadis menjadi gamang karena terlalu banyak pertimbangan, akhirnya … pernikahan menjadi sekedar angan-angan karena calon istri belum juga didapatkan. Sulitnya mencari calon istri. “PACARAN” tetap tidak diperbolehkan dan hukumnya haram.
Cinta yang dibungkus dengan pacaran, pada hakikatnya hanyalah nafsu syahwat belaka, bukan kasih sayang yang sesungguhnya, bukan rasa cinta yang sebenarnya, dan dia tidak akan mengalami ketenangan karena dia berada dalam perbuatan dosa dan kungkungan nafsu, adapun manisnya perbuatan dan indahnya perkataan dalam pacaran, pada dasarnya hanyalah rayuan-rayuan belaka yang kosong dan hampa, yang mengandalkan permainkan kata-kata, untuk itu..hati- hatilah…

Kebanyakan orang sebelum melangsungkan pernikahan biasanya ‘berpacaran’ terlebih dahulu, hal ini biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu, atau masa penjajakan atau dianggap sebagai perwujudan rasa cinta kasih terhadap lawan jenisnya.
Dengan adanya anggapan seperti ini, maka akan melahirkan konsensus di masyarakat bahwa masa pacaran adalah hal yang lumrah dan wajar, bahkan merupakan kebutuhan bagi orang-orang yang hendak memasuki jenjang pernikahan. Anggapan seperti ini adalah anggapan yang salah dan keliru. Dalam berpacaran sudah pasti tidak bisa dihindarkan dari berdua-duaan antara dua insan yang berlainan jenis, terjadi pandang memandang dan terjadi sentuh menyentuh, yang sudah jelas semuanya HARAM hukumnya menurut syari’at Islam.
Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita, melainkan si wanita itu bersama mahramnya” (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari 1862 dan Muslim 4/104 atau 1341 dan lafadz ini dari riwayat Muslim dari shahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma)
Jadi dalam Islam tidak ada kegiatan untuk berpacaran, dan pacaran hukumnya HARAM.
Contoh lain yang juga merupakan pelanggaran yaitu sangkaan sebagian orang yang menganggap bahwa kalau sudah tunangan/khitbah, maka laki-laki dan perempuan tersebut boleh jalan berdua-duaan, bergandengan tangan bahkan ada yang sampai bercumbu layaknya pasangan suami istri yang sah. Anggapan ini adalah salah. Dan perbuatan ini dosa besar.

Membahas Tentang Pacaran